
SEMINAR SET UP MINDSET TO BE CREATIVE LECTURER IN MILLENNIAL ERA

Akademi Farmasi YPPM mandiri melaksanakan, seminar set up mindset to be creative lecturer in millennial era, pada kamis 10 maret 2022 di aula kampus setempat.
Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat, dosen dan staf D3 farmasi dan diisi oleh seorang pemateri handal Branch manager LP3I Banda Aceh Susilawati Yahya dan langsung didampingi oleh Direktur Akfar YPPM Mandiri Rosa Mardiana, ST MT.
“seorang pendidik haruslah memiliki pola pikir yang positif dan terbuka di era milanial ini supaya mampu beradatasi,berinovasi dan kreatif dalam menyajikan materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang merupakan generasi millennial.,” jelas pemateri, Susilawati Yahya, Kamis (10/3) di Banda Aceh.
Menurutnya, dengan memiliki pola pikir yang positif dan terbuka seorang dosen bisa lebih memahami bakat, minat, potensi setiap anak yang berbeda. Para dosen kita musti melakukan perubahan gaya mengajar atau metode dalam menyampaikan materi dikelasnya seperti dengan menciptakan lingkungan baru yang memungkinkan proses minat itu terjadi, mengingat milenial dewasa ini amat kritis dan cerdas.
“Dosen sebagai salah satu sumber daya mendasar dalam suatu pendidikan di perguruan tinggi dan sebagai ujung tombak pendidikan di Indonesia harus memiliki peran dan tanggung jawab yang sangat penting dan mewujudkan SDM yang berkualitas,” sebut Susilawati lagi.
Oleh sebab itu dia berharap dengan perubahan pola pikir dosen mampu menunjukkan kinerja secara optimal sehingga bisa mendapatkan hasil-hasil produktivitas dosen yang professional dan bermutu tinggi. “Terutama di era milenial saat ini, dibutuhkan dosen yang siap untuk berubah, inovatif dan kreatif serta berintegritas untuk membuat pendidikan di Indonesia menghasilkan insan yang bermutu,” pungkasnya.
Hal tersebut diiyakan oleh Direktur Akfar YPPM Mandiri Rosa Mardiana, dia menyebutkan Bahwa, tantangan dosen atau pendidik saat ini berbeda dengan tantangan dosen dahulu. Menghadapi anak zaman Milenial ini kita selaku pendidik harus memahami sifat, karakter si anak didik.
“Semoga dengan diadakannya acara training ini, para dosen dan staf pendidik di lingkungan Akfar YPPM Mandiri Banda Aceh, mampu memberikan inovasi kreatifitas pada saat pembelajaran,” tutup Rosa Mardiana.
