Akademi Farmasi YPPM Mandiri Banda Aceh

IMG_20220919_173833

WUJUD IMPLEMENTASI KERJASAMA ANTAR PTS

Banda Aceh- Untuk memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan, yang dijalankan secara internal untuk mewujudkan visi dan misi PT, Akademi Farmasi YPPM Mandiri Banda Aceh mengadakan workshop dengan mendatangkan team dari PTS Medan yang telah terjalin kerjasama sejak tahun 2020, adapun kegiatan workshop ini dilaksanakan selama 2 hari (19 s/d 20 September 2022). Adapun Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi yang dilakukan oleh perguruan tinggi  secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan secara berencana dan berkelanjutan. Narasumber yang dihadirkan ialah Supriyanto, M.Si yang merupakan Direktur  Politeknik cendana Medan. Marzuki Bin Sepiaail yang merupakan Pengajian Am Politeknik Sultab Azlan Shah dan juga Rahmat Hidayat, M.Si yang merupakan Ketua LPM STIM Sukma Medan. Para Narasumber sangat bersemanagat dan antusias dalam memaparkan materi yang bertujuan mensharingkan ilmu yang mereka punya agar PTS mitra yang ada di Aceh semangat dalam  mengelola dan memajukan kampus khususnya bagi pejabat struktural yang menduduki jabatan Direktur, Badan Penjaminan Mutu (BJM), dan para WADIR, demikian juga para dosen juga sangat antusias dalam mengikuti workshop. Supriyanto menjelaskan bahwa yang dikatakan Dosen Itu adalah orang yang memiliki kualifikasi akademik, mempunyai jabatan fungsional dan Sertifikat Pendidik, karena kualifikasi tersebut ibaratnya seperti SIM bagi dosen agar dapat mengajar/membimbing mahasiswa, demikian juga halnya dengan pejabat yang berwenang dalam menandatangi ijazah dan Transkrip mahasiswa harus yang memiliki jabatan fungsional. Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan agar Dosen PT wajib memiliki Jabfung Lektor apabila ingin memperoleh Akreditasi B, dan SPMI Juga harus menjalankan tugasnya/tidak boleh vakum, senada juga dengan pemaparan dari Rahmat Hidayat.  Kemudian  Marzuki Bin Sepiaail juga memaparkan mengenai cara/sistem audit SPMI yang dilaksanakan di Malaysia, mereka dalam 1 tahun melaksanakan Audit sebanyak dua kali, jadi setiap selesai semester di audit untuk melihat Output yang dihasilkan.

Rosa Mardiana, ST., MT selaku direktur Akademi Farmasi YPPM Mandiri berharap agar dengan adanya workshop ini dapat meningkatkan mutu kampus dan juga kualitas dari seluruh dosen yang ada di jajaran Akademi Farmasi YPPM Mandiri